Konfigurasi DNS server pada salah satu Distribusi Linux ini tidak begitu sulit. Hanya perlu menginstal bind9 dan mengkonfigurasi beberapa file. Diantaranya resolv.conf, hosts, named.conf dan beberapa file zone berserta reverse-nya.
To The Point Aja Yaaaaaaa!
Langkah pertama adalah mengecek apakah bind9 sudah terinstal atau belum?.
Ada beberapa cara untuk mengeceknya :
1.Lihat pada folder /etc!. jika sudah ada folder bind, maka bind9 sudah terinstal
2.Lihat pada Synaptic Package Manager
Kalau sudah terinstal, langsung kita konfigurasi file yang telah disebutkan tadi. Kurang lebih bigini konfigurasi file-file tersebut.
Study kasus :
1. Sebuah Network mempunyai Subnet 192.168.0.0 dengan Netmask 255.255.255.0 menginginkan sebuah domain “angkasa.net”.
2. Terdapat beberapa host yang merupakan bagian dari domain tersebut, yaitu:
-192.168.0.1 dengan nama sub domain server.angkasa.net
-192.168.0.2 dengan nama sub domain client.angkasa.net
-192.168.0.3 dengan nama sub domain workstation.angkasa.net
Berikut untuk konfigurasinya
1. Konfigurasi /etc/resolv.conf
search angkasa.net
nameserver 192.168.0.1
2. Konfigurasi /etc/hosts
127.0.0.1 localhost.localdomain localhost
192.168.0.1 server.angkasa.net server
3. Konfigurasi /etc/bind/named.conf
#tambahkan syntax di bawah ini pada file tersebut!
zone "0.168.192.in-addr.arpa"{
type master;
file "/etc/bind/db.angkasa.rev";
};
zone "angkasa.net"{
type master;
file "/etc/bind/db.angkasa.zone";
};
4. Konfigurasi /etc/bind/db.angkasa.zone
#buat file yang bernama db.angkasa.zone pada folder bind
#masukan syntax berikut pada file tersebut!
$TTL 86400
@ IN SOA server.angkasa.net. root.localhost. (
2005911918 ;serial
28800 ;refresh
7200 ;retry
604800 ;expire
86400 ) ;ttl
IN NS 192.168.0.1
server IN A 192.168.0.1
client IN A 192.168.0.2
workstation IN A 192.168.0.3
5. Konfigurasi /etc/bind/db.angkasa.rev
#buat file yang bernama db.angkasa.rev pada folder bind
#masukan syntax berikut pada file tersebut!
$TTL 86400
0.168.192.in-addr.arpa. IN SOA server.angkasa.net. root.angkasa.net.( #satu baris
2005121900 ;serial
28800 ;refresh
2700 ;retry
604800 ;expire
86400 ) ;ttl
IN NS server.angkasa.net.
1 IN PTR client.angkasa.net.
2 IN PTR workstation.angkasa.net.
//langkah terakhir restart bind dengan perintah
# /etc/init.d/bind9 stop
# /etc/init.d/bind9 start
//ingat!!!!!! "stop" selanjutnya start.
//jangan di"restart"!!!!!!!! (penulis pernah mengalami kesalahpahaman
//ketika pertama melakukan perintah restart. Namun untuk
//selanjutnya perintah restart dapat digunakan
//sebagaimana mestinya).
Selanjutnya untuk mengecek berhasil atau tidak, gunakan perintah ping seperti di bawah ini!
#ping server.angkasa.net
Jika hasilnya seperti di bawah ini, maka DNS server telah berfungsi dengan baik.
PING server.angkasa.net (192.168.0.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from server.angkasa.net (192.168.0.1): icmp_seq=1 ttl=64 time=0.049 ms
64 bytes from server.angkasa.net (192.168.0.1): icmp_seq=2 ttl=64 time=0.060 ms
64 bytes from server.angkasa.net (192.168.0.1): icmp_seq=3 ttl=64 time=0.047 ms
Selain itu cek dengan perintah
#nslookup client
Jika hasilnya seperti di bawah ini, maka konfigurasi DNS sudah berhasil.
Server: 192.168.0.1
Address: 192.168.0.1#53
Name: client.angkasa.net
Address: 192.168.0.2
Catatan : semua konfigurasi di atas dilakukan oleh superuser (root)
Mungkin hanya itu saja konfigurasi DNS server pada Debian Surge. Gak susah kan?.
Penulis meminta maaf apabila ada kesalahan dalam pengetikan atau pun kesalahan yang lain. Semoga tutorial tentang DNS ini bermanfaat, khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca.
Terakhir Penulis ingin mengucapkan,
Selamat Mencoba!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
dan "Selamat Pusing" bagi yang ada kendala.
DNS Server
Apa itu DNS server?
DNS Server atau (Domain Name System) server adalah fitur pada komputer server yang berguna untuk mempermudah format penamaan pada IP Address. DNS Server berfungsi untuk membuat IP Address menjadi sebuah Domain. Misalnya membuat alamat IP "202.135.2.1" menjadi sebuah domain "www.angkasa.net". Bila kita berfikir secara logis, tentu lebih mudah menghafal www.angkasa.net dari pada harus menghafal "202.135.2.1".
DNS banyak digunakan pada jaringan internet. Hal ini mempermudah pengguna internet dalam mengingat alamat-alamat IP yang begitu banyak.
Secara tidak langsung DNS menyalin alamat IP menjadi sebuah domain. Nama Domain yang dipakai akan sama dengan alamat IP yang diubah tadi. Misalnya kita akan membuka halaman web pada web browser (Opera) dengan mengetikkan alamat "www.angkasa.net", itu sama artinya kita mengunjungi alamat "IP 202.135.2.1". Jadi kalau misalnya kita mengetikkan nama domain dan alamat IP tersebut, itu akan menghasilkan halaman web yang sama.
DNS Server atau (Domain Name System) server adalah fitur pada komputer server yang berguna untuk mempermudah format penamaan pada IP Address. DNS Server berfungsi untuk membuat IP Address menjadi sebuah Domain. Misalnya membuat alamat IP "202.135.2.1" menjadi sebuah domain "www.angkasa.net". Bila kita berfikir secara logis, tentu lebih mudah menghafal www.angkasa.net dari pada harus menghafal "202.135.2.1".
DNS banyak digunakan pada jaringan internet. Hal ini mempermudah pengguna internet dalam mengingat alamat-alamat IP yang begitu banyak.
Secara tidak langsung DNS menyalin alamat IP menjadi sebuah domain. Nama Domain yang dipakai akan sama dengan alamat IP yang diubah tadi. Misalnya kita akan membuka halaman web pada web browser (Opera) dengan mengetikkan alamat "www.angkasa.net", itu sama artinya kita mengunjungi alamat "IP 202.135.2.1". Jadi kalau misalnya kita mengetikkan nama domain dan alamat IP tersebut, itu akan menghasilkan halaman web yang sama.
Langganan:
Postingan (Atom)
